Menu

Bekerja Sebagai Pustakawan: Menarik, Nggak, Sih?

Ketika kamu mendengar kata Pustakawan, apa yang ada di pikiranmu? Pastinya tidak jauh dari buku dan perpustakaan, kan? Yap! Memang Pustakawan adalah seseorang yang melakukan kegiatan perpustakaan dengan membantu orang-orang menemukan buku, majalah, dan informasi lainnya.

Lalu apakah pekerjaan dari seorang Pustakawan hanyalah mencari dan menemukan buku-buku saja? Wah, nggak, dong, gaes. Pustakawan memiliki berbagai macam pekerjaan, bahkan Pustakawan juga bertanggung jawab atas kenyamanan dari pengunjung perpustakaan, lho.

Pustakawan adalah sumber daya yang menggerakkan sumber daya lainnya agar perpustakaan dapat berperan secara baik dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Karena hal inilah, Pustakawan menjadi ujung tombak keberhasilan dalam penyebarluasan informasi di perpustakaan.

Wah, kalau begitu selain mencari dan menemukan buku-buku, Pustakawan kerjanya ngapain aja, ya? Kan, kerjaannya di perpustakaan, terus bosen, nggak, ya? Skills apa saja, ya, yang dibutuhkan kalau mau bekerja sebagai Pustakawan?

Eits… Sabar, mumpung ada satu teman kita, nih, yang bekerja sebagai Pustakawan di Perpustakaan PsikologiUniversitas Pancasila. Yuk, kita tanya-tanya langsung seputar dunia Pustakawan bersama dengan Irfan!

Halo Irfan! Kamu kerja sebagai Pustakawan dimana sih?

“Halo, saya kerja sebagai Pustakawan di Perpustakaan Fakultas Psikologi Universitas Pancasila, nih.”

Wah, keren ya! Emang kalau jadi Pustakawan kerjaannya atau job description-nya apa, sih?

job description pustakawan

“Kalau secara umum, sih, saya mengurusi pelayanan, pengadaan bahan pustaka, pengolahan bahan pustaka, reservasi, shelving dan masih banyak lagi.”

“Kalau pelayanan pasti orang-orang sudah banyak yang tahu, lah, ya. Ketika kamu ketemu seseorang saat kamu ingin meminjam buku, nah, orang yang melayanimu adalah Pustakawan yang sedang mengerjakan job description pelayanan. Kalau pengadaan dan pengelolaan bahan pustaka, saya bekerja mengurusi buku-buku yang baru, baik itu buku-buku yang dibeli dari pihak fakultas atau buku hibahan dari orang lain.”

“Kalau reservasi, saya menangani orang-orang yang mau booking atau pesan buku untuk peminjaman berikutnya. Dan kalau shelving, saya memiliki kewajiban untuk menempatkan semua bahan pustaka sesuai dengan nomor panggilnya.”

“Oh iya, nomor panggil adalah kode-kode yang sering di tempelkan di punggung buku, yang isinya berupa huruf dan juga nomor-nomor. Huruf yang tertulis pada nomor panggil merupakan inisial dari nama penulis dan juga satu huruf dari huruf pertama judul buku. Sedangkan nomor-nomor merupakan nomor klasifikasi jenis buku. Saya juga yang bertanggungjawab atas nomor panggil ini. Guna dari nomor panggil ini adalah untuk mempermudah orang-orang menemukan buku yang sedang dicari.”

Memangnya, apa alasan kamu memilih untuk bekerja sebagai Pustakawan?

“Soalnya, memang pas di S1 saya mengambil Program Studi Ilmu Perpustakaan. Jadi, saya memilih pekerjaan ini karena memang sejalan dengan program studi yang saya ambil ketika di S1. Selain itu, saya juga merasa senang mengerjakan pekerjaan sebagai Pustakawan.”

Kemampuan yang harus dimiliki sebagai seorang Pustakawan, tuh, ada apa saja, sih?

kemampuan yang dimiliki oleh pustakawan

“Sebenarnya, sih, kemampuan yang terpenting yang harus dimiliki oleh Pustakawan ialah pemahaman tentang bagaimana, sih, cara mengatur perpustakaan, misalnya mengerti paham pembuatan nomor panggil bahan pustaka dan sebagainya.”

“Tapi perlu diingat, nih, dunia kerja dan dunia kuliah sangat jauh berbeda. Jadi, ketika kamu sudah berada di dunia kerja, kamu harus memiliki banyak kemampuan atau multi-skills. Kamu jangan hanya terpaku dengan kemampuan-kemampuan dasar saja, melainkan kamu pun harus mencari dan memperkuat kemampuan lainnya.”

“Contoh, waktu saya masih kuliah di Ilmu Perpustakaan, saya belajar tentang hal yang berhubungan dengan dunia kepustakaan, tetapi, saya pun belajar tentang software atau sistem informasi berbasis Information and Technology hingga mendukung di dunia perpustakaan. Kemampuan tentang desain grafis dan bahasa juga perlu diperhatikan, karena kedua kemampuan tersebut sangat dibutuhkan juga.”

Bagaimana suka dan dukamu bekerja sebagai seorang Pustakawan?

“Kalau sukanya, sih, karena emang sesuai dengan program studi ketika kuliah jadinya enjoy-enjoy, saja. Selain itu, karena dari dulu suka sekali dengan buku-buku, jadi senang-senang saja kalau harus bekerja dengan buku-buku. Selain itu, karena pengunjung perpustakaan pastinya banyak sekali, jadi seru juga harus berinteraksi dengan banyak orang.”

“Dukanya, sih, kadang saya suka ketemu dengan pengunjung yang susah diatur. Kadang suka ada yang berisik dan kadang juga suka ada pengunjung yang tidak memperlakukan bahan pustaka dengan bijak.”

Tips untuk teman-teman yang mau menjadi Pustakawan?

suka duka sebagai pustakawan

“Intinya, jangan cepat menyerah untuk mengejar cita-cita. Peluang jadi seorang Pustakawan itu cukup besar. Pokoknya, harus giat belajar, tingkatkan kemampuan agar menjadi seseorang yang multi-skills atau memiliki banyak kemampuan agar dapat bersaing di dunia kerja.”

***

Nah, dari penuturan Irfan tentang pekerjaannya sebagai Pustakawan, bagaimana, nih, gaes, menurutmu? Menarik, nggak, sih bekerja sebagai Pustakawan?

Baca juga:

(Sumber gambar: systematicsinc.com, commons.wikimedia.com, litablog.org, rd.com)

LATEST COMMENT
Ryan Lissabilla | 2 jam yang lalu

Ga suka Matematika,Tapi suka otak atik

13 Ciri Kamu Cocok Kuliah di Jurusan Teknologi dan Komputer
Aditya Guntur | 8 jam yang lalu

Open endorse pria Instagram @guntur_g9

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Shahfa Ananda | 14 jam yang lalu

apa aja sih kak jurusan yang berkaitan dengan fisika selain teknik sipil?

Daya Tampung SNMPTN 2019 di Universitas Brawijaya
Arif Alfon Gordon | 1 hari yang lalu

Jadi, ketika saya lulus sbm, harus saya lepaskan kak??

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Achmad Choirul Huda | 1 hari yang lalu

Min jadi univ mau nerima kita dipilihan kedua kan? Banyak kabar hoax yg bilang gitu :(

Strategi Menentukan Pilihan Pertama dan Kedua pada SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©