Menu

Bekerja Sebagai Finance Specialist: Menarik, Nggak, Sih?

Gaes, pernahkah kamu mendengar kata “Finance Specialist”? Kalau kamu belum mendengar kata ini, finance specialist adalah suatu profesi yang ada dalam dunia perekonomian. Finance specialist ini biasanya ditemukan diberbagai perusahaan seperti perusahaan asuransi, perusahaan pembiayaan, bank dan sebagainya.

Biasanya, finance specialist ini akan selalu berhubungan dengan proses transaksi yang ada di dalam sebuah perusahaan. Nah, mumpung ada salah satu teman kita yang bekerja di dalam bidang keuangan dan sebagai finance specialist, yuk, kita tanya-tanya seputar pekerjaannya bersama Jessy Nur Aprilianti!

Halo Jessy! Kamu kerja sebagai finance specialist dimana sih?

“Halo, aku kerja sebagai finance specialist di startup company yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK alias Otoritas Jasa Keuangan. Aku nggak usah sebut nama perusahaannya, ya, hehe. Perusahaan tempat aku bekerja, bergerak di dalam bidang pembiayaan. Maksud pembiayaan disini adalah memberikan pinjaman dana kepada berbagai macam UMKM, perorangan atau biasa dikenal sebagai peer to peer lending dan sebagainya.”

Wah, keren ya! Emang kalau jadi finance specialist kerjaannya atau job description-nya apa, sih?

job description finance specialist

“Karena aku bekerja sebagai finance specialist, tentunya aku mengerjakan berbagai macam transaksi yang ada di perusahaan tempat aku bekerja, nah, kegiatan ini disebut sebagai treasury. Lebih jelasnya treasury adalah suatu job description yang dimana aku harus meng-input data ke sistem, mengurusi data dari cabang bank dan sebagainya.”

“Aku juga memproses top-up dari lender atau si pemberi pinjaman. Maksud top-up disini adalah ketika ada seseorang yang memberikan pinjaman modal untuk para peminjam, nah, aku yang mengurusi segala hal tersebut. Aku juga mengurusi segala macam pembayaran dari para peminjam.”

Memangnya, apa alasan kamu untuk memilih bekerja sebagai finance specialist?

“karena pada dasarnya, aku memiliki hobi dalam hal mengatur keuangan. Dan juga, sebelum aku bekerja di perusahaan startup yang sekarang, aku pun memiliki posisi yang sama yaitu dalam bidang finance. Bedanya, ketika di dua perusahaan sebelumnya, aku lebih fokus kepada keuangan dalam hal ekspedisi barang dan kontraktor. Kalau sekarang aku lebih berfokus pada keuangan dalam bidang peer to peer lending atau peminjaman modal.”

Memangnya, bekerja sebagai finance specialist sesuai ya dengan Pendidikan Terakhirmu?

“Karena pendidikan terakhirku yaitu Akuntansi Perpajakan, maka, tentunya pekerjaan aku yang sekarang terbilang sesuai dengan pendidikan terakhirku.”

Kemampuan yang harus dimiliki sebagai seorang finance specialist, tuh, ada apa saja, sih?

kemampuan yang harus dimiliki finance specialist

“Yang jelas kalau kamu ingin menjadi seorang finance specialist, kamu harus bisa dalam hitung-hitungan keuangan dan juga kamu harus teliti. Kenapa, sih, kamu harus teliti? Karena, menjadi seorang finance specialist, pekerjaannya tidak akan terlepas dari keuangan perusahaan. Coba bayangkan kalau kamu nggak teliti, bisa-bisa kamu malah membuat suatu kesalahan yang bisa jadi sangat fatal.”

“Selain teliti, kamu juga harus bisa bertanggung jawab atas laporan yang berisi transaksi-transaksi yang dilakukan oleh perusahan. Laporan ini nantinya akan diberikan kepada atasan. Nggak jarang, lho, mereka mengetes dan juga mengecek laporan yang kamu buat dengan cara menanyakannya langsung kepadamu.”

“kamu juga harus terbiasa untuk bekerja dalam waktu yang cepat, karena ketika kamu menjadi finance specialist, kamu akan ditunggu oleh orang banyak terkait dengan transaksi-transaksi yang sedang kamu proses. Karena aku juga bekerja dengan sistem, maka aku juga harus bekerja dengan cepat.”

Bagaimana suka dan dukamu bekerja sebagai seorang finance specialist?

“Sukanya, karena pekerjaan ini sesuai dengan hobi, pendidikan terakhir dan juga passion, maka pekerjaan ini menjadi suatu hal yang menyenangkan. Selain itu, menjadi finance specialist aku menjadi banyak belajar karena aku menjadi tahu perbedaan sistem pembiayaan di beberapa perusahaan.”

“Kalau dukanya, karena kita berhubungan dengan uang perusahaan, kalau aku melakukan kesalahan dan mengakibatkan kerugian, bisa saja aku diharuskan untuk mengganti kerugian tersebut atau memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan. Selain itu, tanggungjawab bekerja dalam bidang finance atau pembiayaan sangatlah besar, maka dari itu, aku harus benar-benar teliti dan konsentrasi dalam mengerjakan job description-ku.”

Tips untuk temen-teman yang mau menjadi finance specialist?

“Hal yang harus kamu perhatikan yang pertama ialah kamu harus menyukai hal-hal dalam bidang finance. Kenapa kamu harus menyukainya terlebih dahulu? Karena selama kamu menyukai pekerjaanmu, sesulit apapun pekerjaannya, pasti, kamu akan terus berusaha.

“Selain itu, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kamu juga harus terbiasa bekerja cepat, teliti, jujur dan bertanggungjawab. Kamu pun harus sudah terbiasa dengan hitung-hitungan keuangan dan kamu pun harus cepat dalam belajar mengerti sistem dan aturan pembiayaan atau keuangan di dalam suatu perusahaan.”

***

Nah, dari penuturan Jessy tentang pekerjaannya sebagai finance specialist, bagaimana, nih, gaes, menurutmu? Menarik, nggak, sih bekerja sebagai finance specialist?

Baca juga:

(Sumber gambar: cashflowfinance.finance, afp.al, dataoutsourcing.us)

LATEST COMMENT
Tisam Ali | 17 jam yang lalu

Yup, tapi jangan lengah. Harus tetap nge-gas alias semangat menyiapkan UTBK dari sekarang.

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Yusuf Cahyadi | 17 jam yang lalu

Akhirnya bisa bernapas lega :3

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Dhea rahma | 20 jam yang lalu

Ka aku aliyah jurusan agama aja, bisa ga ngambil ipc? Aku pengen prodi psikologi kk bisa ga ya?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Izzatin Nuriyah | 1 hari yang lalu

Kalau dari MAN terus dari jurusan keagamaan, apakah bisa masuk akpol?

Bercita-Cita Menjadi Polisi? Simak Cara dan Persyaratannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©