Menu

7 Fakta Unik Mengenai Profesi Penerjemah Bahasa Isyarat

Berbahasa itu merupakan kebutuhan setiap insan manusia, gaes. Soalnya bahasa adalah alat komunikasi. Berbahasa nggak mesti melalui mulut, namun bisa juga menggunakan isyarat.

Nah, bahasa isyarat adalah bahasa yang digunakan oleh penyandang tuna rungu. Fyi, penyandang tuna rungu lebih suka disebut sebagai teman-teman tuli, gaes.

Dalam pagelaran Asia Para Games beberapa waktu lalu, bahasa isyarat menjadi profesi yang mulai dikenal dan bisa menjadi  pilihan profesi buat kamu yang unik sekaligus mulia. Maka dari itu, yuk, kita intip fakta-fakta unik mengenai profesi Penerjemah Bahasa Isyarat yang nggak banyak orang tau berikut ini!

1. Masih sedikitnya penerjemah bahasa isyarat

masih sedikitnya penerjemah bahasa isyarat

Semua orang tentu memiliki hak yang sama untuk menerima pelayanan dan mengembangkan dirinya, dong. Namun, minimnya penerjemah bahasa isyarat (misalnya di tayangan berita di televisi, seminar, dan konferensi) bisa menghambat masyarakat tuli untuk meraih hak mereka, lho.

Yups, selain teman-teman tuli sendiri, belum banyak orang yang mempelajari bahasa ini. Padahal data WHO pada 2001 menunjukkan lima ribu bayi tuli lahir di Indonesia tiap tahunnya. Maka, mesikipun kamu nggak berkomunikasi sama teman-teman tuli, mempelajari Bahasa Isyarat Indonesia adalah hal yang luar biasa, gaes. Dan kamu bisa berbagi bahasa isyarat ini dengan teman-teman tuli maupun orang-orang yang mau belajar bahasa isyarat.

2. Ambil program studi Pendidikan Luar Biasa 

Kalo kamu berniat menjalani profesi sebagai penerjemah bahasa isyarat, kamu bisa ambil program studi Pendidikan Luar Biasa. Nggak cuma belajar bahasa isyarat, kamu juga dituntun lebih sabar, punya empati serta simpati, peka hati, dan bisa menangani bagaimana menghadapi teman-teman tuli.

Perguruan tinggi negeri di Indonesia udah banyak kok yang menyediakan program studi Pendidikan Luar Biasa ini. Diantaranya adalah Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri JakartaUniversitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Negeri Makassar, dan Universitas Negeri Manado

3. Bisa belajar dari sesama teman-teman tuli

belajar dari sesama teman-teman tuli

Sebenarnya belajar bahasa isyarat bukanlah sesuatu yang sulit. Cara yang paling jitu belajar bahasa isyarat agar cepat bisa yaitu biasakan sesering mungkin untuk berinteraksi dengan teman-teman tuli itu sendiri. Karena dengan begitu, mengimplementasikan ilmunya menjadi lebih efektif dan efisien.  

Bagi pemula yang ingin belajar bahasa isyarat perlu mengenal lebih dulu abjad dasar bahasa isyarat, gaes. Intinya sih, belajar bahasa isyarat itu nggak terlepas dari intensitas dalam belajar dan harus sering dipraktekan. Soalnya perkembangan bahasa isyarat juga begitu cepatnya dan bentuknya ada banyak.

4. Selain penerjemah, ada anggota tim lain yang nggak terlihat di layar kaca televisi

penerjemah bahasa isyarat di TV

Selain penerjemah yang tampil sendiri di bagian bawah layar televisi, masih ada dua anggota tim lain yang nggak tertangkap kamera, lho. Sapa aja, tuh?

Satu orang  tersebut adalah penerjemah sebagai  pendamping. Kemudian ada seorang teman-teman tuli yang bekerja sebagai pemandu. Keberadaan pemandu ini adalah untuk memperagakan gaya atau bahasa tertentu yang bisa diikuti oleh si penerjemah yang biasanya kamu lihat saat menonton berita, gaes.

5. Bertemu tokoh-tokoh tertentu dan keliling dunia

perwakilan teman tuli

Profesi Penerjemah Bahasa Isyarat emang belum bisa dijadikan sandaran utama, gaes. Soalnya belum adanya regulasi dan penetapan khusus soal profesi Penerjemah Bahasa Isyarat.

Tapi kamu nggak perlu ragu. Saat ini, profesi Penerjemah Bahasa Isyarat amat dibutuhkan dan merupakan salah satu profesi yang mulia. Selain itu, profesi ini bisa melanglang buana ke beberapa negara dunia seperti Korea, Kroasia, Hongkong, dan negara-negara lainnya, lhoo.

6. Modal utama adalah rasa cinta dan empati

Selain kemampuan menguasai bahasa isyarat, modal utama Penerjemah Bahasa Isyarat adalah rasa cinta dan empati. Tanpa rasa empati yang ditujukan untuk penyandang disabilitas—khususnya teman-teman tuli, bahasa isyarat menjadi lebih sulit dipahami.

Seperti yang dibahas di poin kedua, belajar bahasa isyarat itu harus langsung teman-teman tuli. Jadi, mereka bisa tau penerjemah mana yang penggunaannya bagus, tapi nggak cinta sama teman-teman tuli.

7. Salah satu profesi yang sangat menantang

Kemampuan teman-teman tuli itu berbeda-beda, gaes. Ada yang mudah paham, ada yang sulit paham. Nah, tantangan terbesarnya itu di bagian menjelaskan agar teman-teman tuli bisa paham.

Kemudian, kalo kamu jadi penerjemah untuk acara publik dan televisi, pembicara-nya terlalu cepat berbicara. Kamu harus sabar dan tenang. Soalnya, kamu harus melakukan dua hal dalam waktu bersamaan, gaes. Mendengarkan pembicaraan narasumber dan menerjemahkan-nya untuk teman-teman tuli lainnya. Jadi, kalo kamu nggak tenang, udah pasti keteteran, deh.

Oyaa, profesi ini nggak cuma meliputi bahasa Indonesia ke bahasa isyarat aja, lho! Dalam acara-acara publik berskala internasional, keterlibatan Penerjemah Bahasa Isyarat ke bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya juga sangat dibutuhkan.

***

Itu dia beberapa fakta soal profesi sebagai penerjemah bahasa isyarat yang unik. Mau merintis dari sekarang? Sebagai referensi, coba kamu main-main ke situs resmi-nya Indonesian Sign Language Interpreter (Perkumpulan Penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia).

 

Baca juga:

(Sumber gambar: youtube.com, museeum.com, medium.com, solider.id)

LATEST COMMENT
Iss kom | 6 jam yang lalu

Kak bagaimana jika sudah mendaftar utbk, tapi tidak jadi ikut karena satu dan lain hal? Apakah ada konsekuensi?

Panduan dan Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2019
mentari elisabeth | 8 jam yang lalu

syaratnya sih sesuai dengan jalur yang ditempuh, seperti SBMPTN atau SNMPTN. tapi kalau poltekkes aku gak tau karna aku kuliah di universitas

5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Siap Menjadi Mahasiswa Jurusan Keperawatan
mentari elisabeth | 8 jam yang lalu

materi fisikadiperlukan saat mempelajari pola respirasi manusia, dll. jd inget lg pelajaran waktu SMA

5 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Siap Menjadi Mahasiswa Jurusan Keperawatan
julie haryanie | 9 jam yang lalu

Kak, kalau peserta bidikmisi bisa mengikuti ujian berapa kali?

Serba-Serbi SBMPTN 2019, Cek Informasi Lengkapnya!
Tisam Ali | 1 hari yang lalu

Tidak Nurul :)

Panduan dan Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©