Menu

5 Hal dari Advertising Agency yang Perlu Kamu Ketahui

Jika kamu menonton suatu film, lalu tiba-tiba ada iklan lewat, biasanya, apa yang kamu lakukan? Ganti ke channel TV lainnya atau tetap menonton iklan tersebut? Jika kamu sedang menonton suatu acara dari youtube, lalu tiba-tiba muncullah iklan, apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu tetap menontonnya atau skip iklan tersebut?

Well, pasti kalian memiliki jawaban yang beragam, tapi, kalau saya sendiri, saya akan menonton iklan tersebut jika iklan tersebut tidak membosankan atau memiliki ketertarikannya tersendiri. Jika iklannya menjenuhkan, saya pun akan melakukan hal yang sama seperti kebanyakan orang lainnya. Yap, men-skip iklan tersebut.

Pernah, kah, kamu terpikir, siapa, sih, orang yang membuat iklan tersebut? Siapa, sih, orang-orang yang punya ide briliant atau sebaliknya dalam membuat iklan? Well, orang-orang tersebut adalah orang yang bekerja di dalam advertising agency.

Advertising agency, tuh, apa, ya? Advertising agency adalah sebuah usaha jasa independen yang memberikan beberapa pelayanan dan melakukan beberapa fungsi bagi klien sebagai pengiklan. Hmm… Apakah kamu masih bingung dengan pengertian dari advertising agency? Kalau kamu masih bingung dan ingin tahu lebih banyak tentang dunia advertising agency, yuk, simak hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang advertising agency!

1. Fungsi advertising agency, tuh, apa, sih?

Nah, sesuai dengan pengertian dari advertising agency, industri yang satu ini ialah salah satu industri kreatif yang berhubungan dengan periklanan. Coba, deh, kalau kamu sedang melihat iklan, terkadang, pasti ada satu atau dua iklan yang menjadi iklan favoritmu. Walaupun nggak menjadi favorit, paling tidak iklan tersebut dapat menghiburmu. Setelah iklan mendapatkan perhatianmu, maka, disitulah pesan-pesan client diselipkan.

Jadi, bisa dibilang kalau fungsi dari advertising agency adalah menyampaikan pesan-pesan dari client untuk disampaikan ke masyarakat luas. Pesan tersebut bisa berupa promosi barang atau jasa yang dijual, pesan-pesan yang bersifat non-bisnis dan sebagainya. Jika pesan yang ingin disampaikan berhasil diterima oleh masyarakat, maka advertising agency ini berhasil mencapai fungsinya.

Nah, orang-orang yang bekerja di advertising agency ini memiliki cara-caranya untuk menyampaikan pesan ke masyarakat. Ada yang menggunakan media tulisan dan para pekerjanya disebut sebagai copywriter. Ada yang menyampaikan pesan dengan menggambar dan mengambil foto. Lalu ada juga yang membuat ilustrasi dan layout untuk menyampaikan pesan secara efektif

2. Profesi-profesi yang ada di advertising agency, tuh, apa saja, ya?

Profesi-profesi yang ada di advertising agency, cukup banyak, lho, gaes. Kamu bisa memilih profesi yang ada di advertising agency sesuai dengan media atau cara yang kamu mampu dan kamu sukai. Misalnya, nih, kamu suka nulis-menulis, kamu bisa memilih profesi Copywriter. Kalau kamu suka menggambar atau membuat ilustrasi, art director merupakan profesi yang cocok untukmu.

Kamu suka mendesain suatu website? Web Desainer merupakan salah satu profesi yang cocok buat kamu, jika kamu memiliki hobi dalam mendesain suatu website. Suka potret memotret? Wah, kamu pun cocok, gaes, untuk masuk ke dalam industri yang satu ini. Kamu bisa menjadi Fotografer yang memotret hal-hal yang menjadi kebutuhan dari sang client. Tentunya, profesi di advertising agency nggak hanya ini saja, gaes. Kamu akan menemukan profesi-profesi lainnya yang pastinya sama serunya dengan profesi yang telah disebutkan di atas.   

3. Alur pembuatan iklan di advertising agency seperti apa?

Ketika kamu ingin memproduksi iklan di advertising agency, ada beberapa alur yang akan dilalui. Alur yang pertama account executive akan bertemu dengan para client untuk mendapatkan petunjuk singkat tentang produk atau jasa yang ingin dijual oleh si client. Nah, pada saat ini account executive dapat memulai perjanjian dengan client tentang batas waktu yang ditentukan untuk melakukan projek tersebut.

Nah, setelah account executive mendapatkan brief singkat, account executive mulai membuat data lengkap tentang produk dan pembuatan iklan, target pasar, masalah pokok dan gagasan yang diinginkan client untuk diberikan kepada tim kreatif sebagai panduan dan sebagainya.

Setelah itu, tim kreatif akan membuat lay out kasar. Lay out ini bisa juga dibilang sebagai draft. Jika para tim kreatif selesai dalam membuat lay out, lay out ini bisa dipromosikan kepada client. Jika ada yang kurang cocok, client akan memberitahukan hal apa saja yang harus diganti. Jika lay out sudah cocok, maka proses pembuatan iklan akan dilanjutkan.

Nah, lamanya proses pengerjakan iklan tergantung dari client yang bekerjasama dengan advertising agency tersebut. Jika apa yang diminta oleh client tidak terlalu banyak dan para pekerja di advertising agency dapat merealisasikannya dengan cepat, maka proses produksi iklan tersebut akan lebih cepat selesainya. Maka dari itu, relasi yang baik antara client dan advertising agency sangat dibutuhkan, lho, gaes.

4. Gaji para pekerja di advertising agency berapa, ya?

Untuk gaji, setiap profesi pastinya memiliki range gaji masing-masing. Selain itu, setiap perusahaan pastinya memberikan gaji yang berbeda-beda meskipun profesinya sama. Untuk account executive, gaji yang didapatkan antara dua juta hingga sembilan juta rupiah. Untuk art director, gaji yang diterima sekitar dua juta hingga lima juta rupiah dan sebagainya.

Perlu diingat, setiap profesi pastinya memiliki gaji yang berbeda-beda tergantung dari profesinya itu sendiri, perusahaan tempat ia bekerja dan juga tingkatan profesinya. Tapi, kamu juga perlu ingat, bekerja di advertising agency tetap memberikan prospek yang bagus, kok.

5. Kalau mau masuk advertising agency, jurusan apa yang cocok, ya?

Well, kalau kamu mau bekerja di advertising agency, bisa dibilang industri yang satu ini merupakan industri yang cukup fleksibel dengan jurusan. Selama kamu memiliki kemampuan dalam profesi-profesi yang ada di advertising agency, kamu bisa saja bekerja di industri yang satu ini.

Tetapi, biasanya, mereka yang masuk ke ranah industri yang satu ini adalah mahasiswa-mahasiswa lulusan Desain Komunikasi Visual, Periklanan (Advertising), Marketing communication dan lain sebagainya.

***

Ternyata, advertising agency merupakan industri yang luas, ya. Setelah membaca artikel di atas, apakah kamu tertarik untuk bekerja dalam ranah industri advertising, gaes?

Baca juga:

(Sumber gambar: aurora.dawn.com)

LATEST COMMENT
Arif Alfon Gordon | 7 jam yang lalu

Jadi, ketika saya lulus sbm, harus saya lepaskan kak??

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Achmad Choirul Huda | 9 jam yang lalu

Min jadi univ mau nerima kita dipilihan kedua kan? Banyak kabar hoax yg bilang gitu :(

Strategi Menentukan Pilihan Pertama dan Kedua pada SBMPTN 2019
Azizah Nur | 11 jam yang lalu

Bismillah maba oseanografi itb 2021:)). O iya kalo oseano di itb tesnya saintek atau soshum?

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
bae eristhaaak | 11 jam yang lalu

Wahh :') aku tahun ini gak keterima sma negeri walaupun nem bagus tapi karena zonasi dan kurangnya perkiraan. Tapi aku berusaha untuk yakin bahwa semua sekolah sama yang membuat beda adalah isinya atau diri kita sendiri walaupun bakalan masuk swasta semoga ini merupakan jalan terbaik dari tuhan.

Masuk SMA Favorit dan Unggulan, Penting Nggak, Sih?
Dipamustafa | 11 jam yang lalu

pentingan mana sih? daya tampungnya apa peluang(keketatan)?

Pengertian Keketatan Persaingan, Daya Tampung, dan Peluang dalam SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©