Menu

5 Entrepreneur Kece Alumni Universitas Prasetiya Mulya Yang Bisa Menjadi Inspirasi Buat Anak Muda Untuk Terjun Ke Dunia Bisnis

Zaman sekarang, cita-cita sebagai entrepreneur tengah banyak digandrungi oleh anak muda. Kebebasan untuk berekspresi sesuai passion, dan kesempatan untuk menjadi bos bagi diri sendiri, jadi beberapa alasan mengapa banyak banget anak muda yang pengen membangun bisnis mereka sendiri.

Perpaduan antara dedikasi, dengan ilmu serta skill yang mumpuni adalah rumus mematikan nih untuk menghasilkan entrepreneur-entrepreneur kece yang berhasil membawa bisnis mereka menuju kesuksesan. Contohnya, ya 5 alumni kece dari Prasetiya Mulya Business School ini, gaes!

Dibekali dengan ilmu mengenai dunia bisnis dan beragam praktik yang mengasah skill kewirausahaan, alumni-alumni Prasetya Mulya Business School ini sekarang telah mendulang sukses di dunia bisnis sebagai founder, co-counder, maupun CEO dari perusahaan yang mereka bangun sendiri. Beberapa bahkan mengawali bisnisnya tersebut dari tugas kuliah yang didapatkan saat masih menjadi mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya, lho!

Nah, biar kamu semakin terinspirasi, yuk simak profil 5 alumni super keren dari Prasetiya Mulya yang kini telah sukses dalam membangun business empire-nya.

1. Andanu Prasetyo – Pemilik Toko Kopi Tuku

Pecinta kopi pasti tau nih salahsatu brand kedai kopi kekinian yang tengah digemari oleh masyarakat, khususnya anak muda ibukota. Toko Kopi Tuku didirikan oleh Andanu Prasetyo, alumni Prasetiya Mulya Business School angkatan 2007, di sebuah kios sederhana di bilangan Jakarta Selatan. Siapa sangka, bisnis yang bermula dari sebuah business project aka tugas akhir Andanu sebagai mahasiswa Prasmul, kini berhasil memikat banyak orang termasuk orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo.

Oiya, Andanu sekarang juga memiliki bisnis lain nih berupa sebuah cafe bernama Toodz House. Kafe yang mengusung konsep homey dan kasual ini menyajikan bergam minuman dan makanan bercita rasa western hingga asian.

2. Anita Feng – Founder Royal Garden Spa and Reflexiology

Telah berprestasi semenjak di bangku kuliah, Anita Feng yang merupakan alumni program Magister Manajemen Prasetiya Mulya Business School ini lulus dengan penghargaan Dean’s List.

Anita yang sempat berkarir di berbagai perusahaan multinasional ternama ini berani untuk mengambil langkah bold dengan meninggalkan jabatannya yang kala itu sudah cukup tinggi, untuk menjadi entrepreneur dengan merintis bisnis Royal Garden Spa & Reflexiology. Rupanya, langkah yang diambil Anita membawa keberuntungan, bisnisnya kini telah berkembang pesat dengan puluhan cabang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Kecenya lagi, perempuan yang lahir di Solo ini juga pernah mendapatkan anugrah Young Woman Future Business Leader 2010 dari Majalah SWA dan Indonesia Young Woman Entrepreneur of The Year 2014. Wuih, Youthmanual acungi 4 jempol deh untuk prestasinya!

3. Stephen Khrisna Lucas – Co-founder & Sales Director VOYEJ

Lulus dari Prasetiya Mulya di tahun 2011, Stephen Khrisna Lucas mendirikan VOYEJ, sebuah brand aksesoris pria berbahan dasar kulit sapi premium bersama 4 kawan lainnya. Sama seperti Andanu, Stephen pun memulai VOYEJ sebagai sebuah tugas akhir kuliahnya di Prasmul dan melanjutkannya hingga hingga kini brand miliknya tersebut berhasil menembus pasar mancanegara.

Sebagai seorang entrepreneur sukses, Stephen punya ‘kata-kata mutiara’ nih buat kamu yang ingin mulai berbisnis. Menurutnya, sebagai seorang entrepreneur kita boleh bersikap idealis, tapi jangan sampai mengabaikan trend yang ada. Ini dilakukan agar bisnis kita nggak terlalu kaku dan bisa bertahan di tengah perubahan zaman yang sangat pesat.

Catet, gaes!

4. Syita Sophiaan – Founder Amaya Wedding Planner & Organizer

Siti Aisyah Masyitah Sophiaan, alumni Prasetiya Mulya Business School angkatan 2006 ini memulai usaha weddding organizer (WO) miliknya setelah ia membantu sahabatnya mempersiapkan pernikahan.

Pernah berkarir sebagai Digital Account Strategist di Female Daily Network dan bekerja freelance di berbagai wedding dan event organizer membuat Syita memiliki portofolio dan networking yang cukup luas. Menurutnya, ini adalah hal yang penting dalam membangun sebuah usaha wedding organizer karena dunia wedding industry membutuhkan sistem jemput bola, dimana tidak dapat mengandalkan konsumen akan datang.

Kesuksesannya ini tentunya nggak terlepas juga dong dari ilmu yang ia dapatkan ketika masih kuliah di Prasmul. Selama kuliah, Syita banyak belajar dan bertemu dengan praktisi bisnis melalui guest lecture, sharing session, dan mentoring. 

5. Sayed Muhammad – CEO LocalBrand Asia

Kalau kamu hobi belanja online atau tertarik dengan dunia e-commerce, yuk kenalan dulu dengan Sayed Muhammad, alumni program Magister Manajemen Prasetiya Mulya, yang merupakan CEO dari LocalBrand.id—website yang menjadi cikal bakal munculnya fashion e-commerce di Indonesia.

Menyenangi dunia IT, Sayed mengintegrasikannya dengan ilmu bisnis yang ia dapatkan selama berkuliah S2 di Prasmul. Banyak pengetahuan baru yang ia peroleh selama mengenyam pendidikan di Prasetiya Mulya, terutama dari study case dan teori manajemen bisnis. Ia merasa, banyak hal yang sebenarnya telah ia lakukan di dunia bisnis, tapi ternyata ada teori yang melandasinya. Dampaknya, dalam eksekusi, Sayed pun jadi lebih paham apa yang harus dan tidak boleh dilakukan kedepannya.

***

Gimana, gaes, kece-kece banget ‘kan alumni dari Universitas Prasetiya Mulya di atas? Seperti yang udah disebutkan sebelumnya, untuk menjadi seorang entrepreneur, nggak cukup hanya dengan memiliki niat dan kemauan yang kuat. Dibutuhkan juga ilmu serta skill yang memadai untuk bisa terus berinovasi dalam menghadapi tantangan yang akan ditemui selama perjalanan membangun bisnis kelak.

Makanya, Youthmanual nggak heran, kalau banyak entrepeneur kece yang merupakan lulusan dari Universitas Prasetya Mulya. Kurikulumnya yang didasarkan pada siklus pengembangan bisnis baru yang dimulai dari mengidentifikasi peluang, mengumpulkan sumber daya, membuat entitas bisnis formal, sampai dengan menjalankan bisnis secara nyata, pasti bakal jadi bekal yang berharga banget untuk para mahasiswanya yang bercita-cita menjadi seorang entrepreneur.

Apalagi, mahasiswanya nggak hanya dibekali dengan teori aja, melainkan juga diharuskan untuk terus berpikir kreatif dan membuat inovasi-inovasi baru yang dituangkan dalam sebuah business plan ataupun business project. Wuih, seru banget ya?

So, guys, do you have what it takes to be a successful entrepreneur?

Baca juga:

(sumber gambar: ikaprama.org, indotrading.com, swa.co.id)

LATEST COMMENT
Dinnookk | 49 menit yang lalu

Kasus serupa dengan saya wkw

Q & A Tanya Youthmanual: Bedah Jurusan Ilmu Komunikasi
Suho Wife | 6 jam yang lalu

Kak di unbraw nggak ada bisnis internasionalnya ka?

Daya Tampung SNMPTN 2019 di Universitas Brawijaya
Sheila Amadea | 1 hari yang lalu

Hai, aku bantu jawab. Aku Sheila, saat ini mahasiswi Okupasi Terapi UI tahun kedua. Prospek kerja di daerah bukan perkotaan justru besar banget. Kalau bisa dibilang, Okupasi Terapi adalah salah satu jurusan yang jarang ditemui di Indonesia. Di Bogor, tempat tinggalku sekarang aja hanya ada 1 orang Okupasi Terapis di RS, dan belum termasuk mahasiswa yang sedang praktek klinik atau magang di RSJ (dari info yang aku tahu sejauh ini, ya. Mungkin saat ini sudah bertambah di klinik-klinik). Kalau kamu dari daerah yang jauh dari kota, kemungkinannya sangat sangat besar tenaga Okupasi Terapis dibutuhkan. Jadi, kalau kamu tertarik dengan jurusan ini dan saat ini tinggal di daerah bukan perkotaan, ini jadi peluang yang buagus banget buat kamu meningkatkan kesejahteraan daerah kamu sendiri. Semangat!

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
priandari | 1 hari yang lalu

sistem penilaian untuk tesnya bagaimana ya kak?

Serba-Serbi Seleksi Mandiri Universitas Airlangga
Puan Nur R | 2 hari yang lalu

Mau tanya kak kalau ketrima sbmptn boleh ikut Ujian Mandiri atau tidak ya?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©